Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) membuka kesempatan bagi mahasiswa Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2026/2027 untuk mengikuti pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
Program ini dapat diikuti oleh mahasiswa UIA yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Bagi mahasiswa yang berminat, proses pendaftaran perlu dilakukan sebelum 10 Oktober 2026.
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) merupakan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam proses pendaftaran KJMU.
Dalam panduan pendaftaran yang digunakan, calon penerima perlu melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembuatan akun, validasi data kependudukan, pengecekan DTSEN, pengisian data perguruan tinggi, hingga pengunggahan dokumen persyaratan. Panduan Calon Penerima Baru
Salah satu tahapan penting adalah validasi status Desil. Berdasarkan panduan KJMU, mahasiswa yang berada pada Desil 1 sampai dengan Desil 5 dapat melanjutkan pengajuan berkas sebagai calon penerima KJMU. Panduan Calon Penerima Baru
Mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah yang ingin mengikuti pendaftaran KJMU perlu memenuhi ketentuan berikut:
Untuk mahasiswa Semester 1, panduan teknis KJMU menyebutkan bahwa data IPS dan IPK saat ini maupun sebelumnya tidak wajib diisi dan dapat diisi dengan angka 0 pada sistem.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem KJMU.
Mahasiswa dapat mengakses halaman:
p4op.jakarta.go.id/kjmu
Bagi mahasiswa yang belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu dengan mengisi username, password, nama lengkap, NIK, nomor HP, email, dan kode captcha. Setelah registrasi berhasil, mahasiswa perlu melakukan aktivasi akun melalui email yang digunakan saat pendaftaran. Panduan Calon Penerima Baru
Setelah akun aktif, mahasiswa dapat melanjutkan proses berikut.
Mahasiswa perlu memastikan bahwa data diri seperti nama lengkap, NIK, nomor HP, dan email telah diisi dengan benar.
Data tersebut nantinya akan dipadankan dengan data Dukcapil sebagai bagian dari proses verifikasi calon penerima.
Pada menu pendaftaran KJMU, mahasiswa perlu melakukan validasi NIK untuk mengetahui status Desil.
Jika hasil validasi menunjukkan Desil 1–5, mahasiswa dapat melanjutkan proses pengajuan. Panduan Calon Penerima Baru
Mahasiswa kemudian mengisi dan memvalidasi data kependudukan seperti:
Data harus sesuai dengan sistem Dukcapil agar proses dapat dilanjutkan.
Pada tab Dikti, mahasiswa diminta mengisi data akademik, antara lain:
Mahasiswa juga perlu melengkapi data riwayat sekolah, data wali, serta kontak darurat.
Untuk nilai rata-rata, panduan meminta mahasiswa mengisi nilai rata-rata berdasarkan transkrip ijazah SMA/sederajat.
Mahasiswa wajib mengisi pertanyaan mengenai kondisi keluarga secara benar dan jujur.
Instrumen tersebut mencakup beberapa informasi mengenai kondisi sosial dan ekonomi keluarga, seperti kepemilikan kendaraan, aset, status pekerjaan anggota keluarga, serta penerimaan bantuan pendidikan lainnya.
Pada tahap akhir, mahasiswa perlu mengunduh Template Instrumen Kelayakan.
Dokumen tersebut kemudian:
Dicetak → ditandatangani di atas Meterai Rp10.000 → dipindai/scan → diunggah kembali ke sistem.
Mahasiswa juga perlu mengunggah dokumen persyaratan lainnya dan memastikan seluruh data telah benar sebelum menekan tombol Save.
Mahasiswa S1 Universitas Islam As-Syafi’iyah yang memenuhi persyaratan diharapkan dapat segera mempersiapkan dokumen dan melakukan proses pendaftaran.
10 Oktober 2026
Jangan menunggu hingga hari terakhir. Pastikan data kependudukan, data akademik, status Desil, serta dokumen pendukung sudah sesuai sebelum menyelesaikan pendaftaran.
Berdasarkan panduan KJMU, beberapa tautan yang dapat digunakan mahasiswa adalah:
Panduan juga mencantumkan layanan Helpdesk P4OP melalui telepon dan WhatsApp dengan pelayanan pada hari kerja pukul 08.00–16.00 WIB.
Bagi mahasiswa UIA yang memenuhi persyaratan, manfaatkan kesempatan pendaftaran KJMU ini dengan sebaik-baiknya.
Pastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi dan selesaikan pendaftaran sebelum 10 Oktober 2026.
Universitas Islam As-Syafi’iyah
Tempat Berpadunya Ilmu & Agama
Penulis: Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah
Leave a Comment