School Info
Saturday, 16 May 2026
  • Sivitas Akademika Universitas Islam As-Syafi'iyah memperingati Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H - Universitas Islam As-Syafi'iyah Terakreditasi "BAIK SEKALI"
  • Sivitas Akademika Universitas Islam As-Syafi'iyah memperingati Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H - Universitas Islam As-Syafi'iyah Terakreditasi "BAIK SEKALI"
7 May 2026

Universitas Islam As-Syafi’iyah Perkuat Dialog Global Bersama Duta Besar Iran

Thu, 7 May 2026 Read 107x

Universitas Islam As-Syafi’iyah kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang aktif membangun hubungan internasional melalui kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, H.E. Mohammad Boroujerdi, pada 6 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat dialog global, kerja sama pendidikan, serta pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai moral dan kemanusiaan.

Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Duta Besar Iran didampingi Ketua Yayasan Perguruan Islam As-Syafi’iyah, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., LL.M., MBA, serta disambut jajaran pimpinan Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi agenda diplomatik biasa, tetapi juga membuka ruang pertukaran gagasan mengenai pendidikan, teknologi, budaya, hingga tantangan global yang dihadapi dunia Islam saat ini.

Pendidikan dan Persatuan Jadi Fondasi Kemajuan

Dalam dialog yang berlangsung di lingkungan kampus Universitas Islam As-Syafi’iyah, H.E. Mohammad Boroujerdi menjelaskan bahwa pendidikan dan persatuan merupakan dua faktor utama yang membuat Iran mampu bertahan dan berkembang sejak Revolusi Islam Iran tahun 1979.

Menurutnya, Imam Khomeini sebagai tokoh sentral Revolusi Iran menempatkan penguatan pendidikan masyarakat sebagai prioritas utama pembangunan negara.

Boroujerdi menjelaskan bahwa sebelum revolusi, tingkat literasi masyarakat Iran masih rendah. Namun setelah revolusi, pembangunan pendidikan dilakukan secara serius dan menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dari penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Pendidikan menjadi pondasi penting dalam membangun kemandirian bangsa. Kemajuan ilmu pengetahuan harus berjalan bersama nilai moral dan persatuan,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah bahwa pendidikan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga tentang membangun karakter, wawasan global, dan kontribusi nyata untuk masyarakat.

Universitas Islam As-Syafi’iyah Dorong Kolaborasi Internasional

Ketua Yayasan Perguruan Islam As-Syafi’iyah, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., LL.M., MBA menyampaikan apresiasi atas kunjungan Duta Besar Iran ke Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Menurutnya, hubungan antara lembaga pendidikan Indonesia dan Iran memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, penelitian, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan,” ujar Prof. Dailami.

Ia juga menegaskan bahwa Universitas Islam As-Syafi’iyah terus berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan modern.

Bagi UIA, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu di ruang kelas, tetapi juga proses pembentukan karakter, etika, dan tanggung jawab sosial.

UIA dan Semangat Pendidikan Berbasis Nilai

Dalam kesempatan tersebut, Universitas Islam As-Syafi’iyah memperkenalkan visi kampus sebagai institusi pendidikan yang menggabungkan kualitas akademik dengan pembinaan moral dan spiritual.

Hal ini menjadi nilai penting di tengah tantangan dunia modern yang semakin kompleks.

Saat ini banyak calon mahasiswa dan orang tua tidak hanya mencari kampus dengan jurusan unggulan, tetapi juga lingkungan pendidikan yang mampu membentuk karakter positif.

Universitas Islam As-Syafi’iyah hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui lingkungan kampus yang islami, kondusif, dan mendukung pengembangan diri mahasiswa.

Melalui berbagai program akademik dan kegiatan internasional, UIA terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai budaya dan agama.

Rencana Pembukaan Kelas Bahasa Persia

Salah satu hasil menarik dari pertemuan tersebut adalah rencana pembukaan kelas Bahasa Persia di Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Program ini menjadi bagian dari penguatan hubungan akademik antara Indonesia dan Iran.

Prof. Dailami menjelaskan bahwa pembelajaran Bahasa Persia diharapkan membantu mahasiswa memahami sejarah, budaya, dan perkembangan peradaban Iran secara lebih mendalam.

Selain itu, mahasiswa juga dapat memperluas wawasan tentang hubungan dunia Islam dan dinamika global dari perspektif yang lebih luas.

“Kami ingin mahasiswa memiliki akses pembelajaran internasional yang lebih beragam, termasuk memahami budaya dan peradaban negara lain,” jelasnya.

Program ini menunjukkan bahwa Universitas Islam As-Syafi’iyah terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan global.

Pendidikan Modern dan Teknologi Jadi Fokus

Rektor Universitas Islam As-Syafi’iyah, Prof. Dr. Masduki Ahmad, SH., MM, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pendidikan dan teknologi dalam membangun kemajuan bangsa.

Menurutnya, Iran menjadi contoh negara yang tetap mampu berkembang di tengah berbagai tantangan global karena fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Iran memiliki sejarah panjang sebagai pusat lahirnya para pemikir besar dunia. Mereka menunjukkan bahwa pendidikan dan teknologi dapat menjadi kekuatan bangsa,” ujarnya.

Pesan ini selaras dengan komitmen Universitas Islam As-Syafi’iyah dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi era digital dan persaingan global.

Melalui berbagai program studi dan fasilitas pembelajaran, UIA terus mendorong mahasiswa untuk memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja.

Peluang Kerja Sama Akademik Indonesia–Iran

Selain membahas pendidikan, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Universitas Islam As-Syafi’iyah dan institusi pendidikan di Iran.

Beberapa peluang kerja sama yang dibahas meliputi:

  • Pertukaran mahasiswa
  • Kolaborasi riset
  • Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Pertukaran budaya akademik
  • Program pembelajaran bahasa dan peradaban

H.E. Mohammad Boroujerdi menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan oleh Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Ia berharap hubungan antara lembaga pendidikan Indonesia dan Iran dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi muda kedua negara.

“Kami berharap kerja sama pendidikan ini dapat memperkuat hubungan antarbangsa dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas,” ujarnya.

Mengapa Ini Penting bagi Mahasiswa?

Kegiatan internasional seperti ini memberikan nilai tambah penting bagi mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan wawasan global melalui dialog, seminar, dan kerja sama internasional.

Di era modern, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kemampuan akademik sekaligus pemahaman lintas budaya dan kemampuan komunikasi global.

Karena itu, pengalaman akademik internasional menjadi salah satu faktor penting dalam membangun daya saing mahasiswa.

Universitas Islam As-Syafi’iyah memahami kebutuhan tersebut dan terus menghadirkan berbagai program yang mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh.

Universitas Islam As-Syafi’iyah dan Masa Depan Pendidikan

Sebagai universitas islam swasta Jakarta dan Bekasi yang terus berkembang, Universitas Islam As-Syafi’iyah berkomitmen menjadi kampus yang terbuka terhadap kolaborasi global.

UIA percaya bahwa masa depan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademik, tetapi juga kemampuan membangun jejaring internasional, penguasaan teknologi, dan karakter yang kuat.

Karena itu, berbagai kegiatan akademik, seminar internasional, dan kerja sama lintas negara terus dikembangkan sebagai bagian dari transformasi pendidikan di UIA.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Universitas Islam As-Syafi’iyah terus bergerak maju untuk memberikan pengalaman pendidikan terbaik bagi mahasiswa.

Kesimpulan

Kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran ke Universitas Islam As-Syafi’iyah menjadi simbol penting penguatan dialog global, kerja sama pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai moral.

Melalui kegiatan ini, Universitas Islam As-Syafi’iyah menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang aktif membangun jejaring internasional dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.

Dengan lingkungan akademik yang islami, terbuka, dan progresif, UIA terus menjadi pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang ingin berkembang secara akademik, profesional, dan karakter.

Daftar sekarang di Universitas Islam As-Syafi’iyah.

Pelajari lebih lanjut dan konsultasi gratis di https://linktr.ee/uia.jkt

Penulis: Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah

This article have

0 Comment

Leave a Comment