Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam As-Syafi’iyah (FEB UIA) telah menyelenggarakan pendidikan sejak tahun 1983 dengan program studi Manajemen (konsentrasi; Pemasaran, SDM, Keuangan dan Operasional) dan kemudian membuka program studi Akuntansi (S1) pada tahun 1995 serta program studi Magister Manajemen (S2) pada tahun 2006.

FEB UIA telah menghasilkan ribuan alumni yan tersebar di berbagai instansi, baik di pemerintahan maupun swasta serta di berbagai perusahaan dan usaha mandiri. 

Saat ini semua program studi (S1 Manajemen, S1 Akuntansi dan S2 Magister Manajemen) sudah terakreditasi B yang merupakan pengakuan formal dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). 

Keunggulan FEB UIA adalah kurikulum dan pengajaran yang berorientasi pada Maqasid Syariah untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang ekonomi, manajemen dan keuangan syariah.  

Program Studi Akuntansi UIA memiliki keunggulan dalam menyelenggarakan pendidikan akuntansi, khususnya pada bidang  akuntansi syariah, dan teknologi informasi. Keunggulan Prodi Akuntansi UIA diwujudkan dengan adanya mata kuliah Sistem Aplikasi ERP-SAP, Auditing Syariah, dan Audit Forensik. Prodi Akuntansi UII bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Auditor Forensik (LSP AF) memberikan pelatihan dan sertifikasi profesi auditor forensik untuk mahasiswa. Selain itu, Prodi Akuntansi juga menyelenggarakan pelatihan Brevet Pajak untuk menyiapkan mahasiswa menjadi akuntan pajak profesional.

VISI

Menjadi Program Studi yang unggul, Terpercaya dan professional pada tahun 2030 dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat serta sebagai pusat kajian  ilmu hokum dan Syariat Islam Di Indonesia 

MISI 

  1. Memajukan dan mengembangkan pendidikan  ilmu hukum yang berbasis pada integrasi ilmu dan agama 
  2. Membangun Legal Community Reserch sebagai dasar pengembangan symber daya insane yang berkualitas.
  3. Membentuk lulusan yang memiliki kompetensi di bidang hukum,ber ahlak mulia, professional ,mandiri, dan berpihak pada kaum dhu’afa.