School Info
Friday, 11 Sep 2026
  • PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI'IYAH TELAH DIBUKA • Daftar secara online dengan mudah • Tersedia Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor • Kampus Islami, Unggul, dan Berdaya Saing Global • Berbagai program beasiswa dan potongan biaya kuliah tersedia* • Segera daftarkan diri Anda sebelum kuota terpenuhi • Informasi PMB: 0819-1849-9799
  • PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM AS-SYAFI'IYAH TELAH DIBUKA • Daftar secara online dengan mudah • Tersedia Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor • Kampus Islami, Unggul, dan Berdaya Saing Global • Berbagai program beasiswa dan potongan biaya kuliah tersedia* • Segera daftarkan diri Anda sebelum kuota terpenuhi • Informasi PMB: 0819-1849-9799
11 August 2026

Mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah Laksanakan Praktik Pengenalan Lapangan di SMPN 24 Kota Bekasi

Tue, 11 August 2026 Read 184x

Sebanyak 14 mahasiswa Program Perkuliahan Karyawan Universitas Islam As-Syafi’iyah resmi diterjunkan untuk melaksanakan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) di SMPN 24 Kota Bekasi, Jawa Barat. Penyerahan mahasiswa dilakukan oleh dosen pengampu, Dr. Sabar Lesmana, kepada Kepala SMPN 24 Kota Bekasi, Zainal Abidin, S.Pd., M.Pd., pada Senin (10/8/2026). Selama tiga bulan penuh, dari Agustus hingga November 2026, para mahasiswa akan belajar, mengajar, dan menyerap pengalaman nyata di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni atau kewajiban akademik belaka. Di balik prosesi penyerahan itu tersimpan harapan besar: melahirkan calon pendidik yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga matang dalam praktik. Berikut laporan lengkap beserta pelajaran berharga yang bisa Anda petik, terutama jika Anda atau putra-putri Anda sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Teori Saja Tidak Cukup: Kegelisahan yang Sering Dirasakan Calon Guru dan Orang Tua

Banyak lulusan perguruan tinggi merasa gugup saat pertama kali terjun ke dunia kerja. Mereka menguasai teori, namun gamang ketika menghadapi situasi nyata yang tidak pernah tertulis di buku teks. Jika Anda pernah merasakan kekhawatiran serupa, atau khawatir anak Anda akan mengalaminya kelak, percayalah: Anda tidak sendirian.

Dunia pendidikan berubah sangat cepat. Ruang kelas diisi oleh karakter siswa yang beragam, teknologi masuk ke setiap sudut pembelajaran, dan tuntutan administrasi semakin kompleks. Calon guru yang hanya belajar di dalam kelas akan membutuhkan waktu adaptasi yang panjang saat mulai bekerja.

Orang tua pun kerap bertanya-tanya: apakah kampus yang dipilih benar-benar menyiapkan anaknya menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya? Pertanyaan itu sangat wajar, karena memilih perguruan tinggi adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup. Tapi Anda tidak perlu khawatir, kami di sini untuk membantu.

Solusi Nyata dari Universitas Islam As-Syafi’iyah: Belajar Langsung di Sekolah Mitra

Universitas Islam As-Syafi’iyah menjawab kegelisahan itu melalui program praktik lapangan yang terstruktur dan berkesinambungan. Mahasiswa tidak hanya mendengar cerita tentang sekolah, tetapi benar-benar hadir, mengamati, dan terlibat dalam keseharian sekolah mitra. Melalui pendekatan ini, mahasiswa mengenal medan tugasnya sejak dini, bukan baru mengenalnya setelah wisuda.

Penempatan di SMPN 24 Kota Bekasi menjadi contoh konkretnya. Mahasiswa menyaksikan langsung dinamika pembelajaran, pengelolaan peserta didik, hingga cara guru menangani persoalan harian di kelas. Dengan bekal itu, setelah lulus mereka tidak memulai dari nol, melainkan melangkah dengan percaya diri.

Penyerahan Mahasiswa Praktik Pengenalan Lapangan di SMPN 24 Kota Bekasi

Penyerahan mahasiswa PPL berlangsung hangat di lingkungan SMPN 24 Kota Bekasi yang beralamat di Jalan Garuda Raya Nomor 24, Bumi Dirgantara Permai, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Suasana kekeluargaan terasa sejak awal pertemuan. Momen ini menandakan kemitraan yang sejajar dan saling menghormati antara perguruan tinggi dan sekolah.

Para mahasiswa akan bertugas selama tiga bulan, dari Agustus hingga November 2026. Rentang waktu ini cukup panjang untuk memberikan pengalaman yang utuh. Mereka akan mempraktikkan perencanaan pembelajaran, mengajar terbimbing, hingga memahami budaya sekolah secara menyeluruh.

Pesan Dosen Pengampu: Sinkronkan Ilmu dengan Kenyataan

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sabar Lesmana menyampaikan apresiasi kepada pihak SMPN 24 Kota Bekasi yang telah menerima mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah untuk melaksanakan PPL. Ia berharap para mahasiswa tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata mengenai dunia pendidikan di lapangan. “Mahasiswa harus meningkatkan kualitas diri selama PPL, sehingga dapat menyinkronkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kenyataan yang sebenarnya di lapangan,” kata Sabar.

Menurut dia, pengalaman langsung di sekolah menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan mahasiswa. Dengan terjun ke lingkungan sekolah, mahasiswa diharapkan mampu memahami persoalan pendidikan secara lebih konkret. Pada saat yang sama, keterampilan mereka dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah akan semakin terasah.

Harapan agar Setiap Angkatan Tumbuh Lebih Baik

Sabar juga berharap pengalaman tersebut dapat membuat mahasiswa PPL Universitas Islam As-Syafi’iyah memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Ia menuturkan, saat ini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam As-Syafi’iyah memiliki tiga jurusan. Ketiganya adalah Bimbingan dan Konseling (BK), Bahasa Inggris (BI), dan Magister Teknologi Pendidikan (MTP).

“Harapan saya, mahasiswa yang PPL di sini bisa menjadi lebih baik dari mahasiswa sebelumnya,” harap Sabar. Semangat perbaikan berkelanjutan ini layak diapresiasi. Setiap angkatan didorong untuk melampaui angkatan sebelumnya, sehingga kualitas lulusan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sambutan Hangat dari Kepala Sekolah yang Juga Alumni

Sementara itu, Kepala SMPN 24 Kota Bekasi, Zainal Abidin, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan PPL mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah di sekolah yang dipimpinnya. Ada kisah menarik di balik sambutan hangat itu: ternyata Zainal juga merupakan alumni Universitas Islam As-Syafi’iyah. Jejak kariernya menjadi bukti bahwa lulusan kampus ini dipercaya memegang amanah penting di dunia pendidikan.

Zainal mengatakan pihak sekolah akan memberikan keleluasaan kepada mahasiswa PPL untuk mengeksplorasi ilmu yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Menurut dia, program PPL merupakan kegiatan yang sangat baik karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam lingkungan sekolah. “Program ini sangat baik. Sekolah kami sangat care dengan program ini,” kata Zainal.

Ia menambahkan, keberadaan mahasiswa PPL diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional mereka sebelum terjun sepenuhnya ke dunia kerja. Zainal juga menuturkan bahwa SMPN 24 Kota Bekasi saat ini memiliki empat guru Bimbingan dan Konseling (BK). Melalui kegiatan PPL ini, mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah diharapkan dapat memahami secara langsung dinamika pembelajaran, pengelolaan peserta didik, serta berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik di sekolah.

“Praktek lapangan selama tiga bulan ini hendaknya dapat menguji dan mengembangkan kompetensi yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah. Selain itu saya mengharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan,” harap Zainal. Pernyataan itu menegaskan bahwa sekolah mitra memandang PPL sebagai kerja sama yang saling menguatkan, bukan sekadar formalitas.

Memahami Praktik Pengenalan Lapangan: Jembatan antara Kampus dan Kelas yang Sebenarnya

Secara sederhana, PPL adalah mata kuliah praktik yang membawa mahasiswa merasakan langsung peran guru dan tenaga kependidikan. Mahasiswa mengamati cara guru membuka pelajaran, mengelola kelas, menilai hasil belajar, hingga berinteraksi dengan orang tua siswa. Semua keterampilan itu sulit dipelajari secara utuh jika hanya melalui ceramah di ruang kuliah.

Dalam dunia keguruan, ada empat kompetensi utama yang harus dimiliki pendidik: pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempatnya tidak bisa dihafal, melainkan harus dilatih berulang kali. Lingkungan sekolah menyediakan laboratorium hidup untuk melatih keempat kompetensi tersebut secara bersamaan.

Bagi mahasiswa Program Perkuliahan Karyawan, pengalaman ini terasa semakin berharga karena banyak di antara mereka yang telah bekerja. Mereka dapat membandingkan langsung dunia kerja yang mereka alami dengan dunia sekolah, lalu menarik pelajaran yang lebih kaya. Dengan kata lain, PPL bukan pelengkap, melainkan inti dari proses menjadi guru yang profesional.

Kuliah Sambil Kerja? Program Perkuliahan Karyawan Adalah Jawabannya

Banyak orang menunda kuliah karena sudah bekerja dan merasa waktu tidak berpihak kepada mereka. Padahal, gelar sarjana sering menjadi pintu kenaikan karier, terutama bagi guru dan tenaga kependidikan yang membutuhkan kualifikasi tertentu. Keraguan itu wajar, tetapi kabar baiknya: kini kuliah sambil kerja bukan lagi hal yang mustahil.

Fakta menarik dari kegiatan PPL kali ini: seluruh mahasiswa yang diterjunkan berasal dari Program Perkuliahan Karyawan Universitas Islam As-Syafi’iyah. Mereka adalah bukti nyata bahwa bekerja dan kuliah dapat berjalan beriringan dengan hasil yang membanggakan. Jadwal yang dirancang fleksibel membuat mereka tetap produktif di tempat kerja, sekaligus konsisten di bangku kuliah.

Bagi Anda karyawan yang ingin berkembang, atau orang tua yang ingin anaknya kuliah tanpa melepaskan pekerjaan, pilihan program yang tepat akan sangat menentukan. Kampus yang memahami ritme hidup mahasiswa dewasa akan membuat perjalanan studi terasa lebih manusiawi, teratur, dan terjangkau. Anda tidak harus memilih antara karier dan pendidikan; keduanya dapat tumbuh bersama.

Tiga Jurusan FKIP yang Membentuk Pendidik Profesional

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam As-Syafi’iyah saat ini memiliki tiga jurusan yang saling melengkapi. Ketiganya dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia pendidikan: dari layanan konseling, penguasaan bahasa asing, hingga pemanfaatan teknologi pembelajaran. Mari kenali satu per satu agar Anda dapat menentukan pilihan yang paling sesuai dengan panggilan hati Anda.

Bimbingan dan Konseling (BK)

Jurusan Bimbingan dan Konseling menyiapkan mahasiswa untuk menjadi konselor sekolah yang empatik dan terampil. Mereka belajar memahami perkembangan peserta didik, memberikan layanan konseling, serta mendukung kesehatan mental dan perencanaan karier siswa. Kehadiran empat guru BK di SMPN 24 Kota Bekasi menunjukkan betapa strategisnya peran ini di sekolah.

Bahasa Inggris (BI)

Jurusan Bahasa Inggris membekali calon guru dengan kemampuan bahasa dan metode pengajaran yang menyenangkan. Di era global, bahasa Inggris adalah kunci akses menuju ilmu pengetahuan dan peluang kerja yang lebih luas. Guru yang kreatif akan mengubah kelas bahasa menjadi ruang berlatih yang hidup, bukan sekadar hafalan tata bahasa.

Magister Teknologi Pendidikan (MTP)

Adapun program Magister Teknologi Pendidikan ditujukan bagi pendidik yang ingin naik kelas: merancang pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi. Kehadiran program magister ini menunjukkan komitmen kampus terhadap pendidikan lanjutan bagi para praktisi. Hal ini sejalan dengan tuntutan transformasi digital yang kini hadir di sekolah-sekolah Indonesia.

Kemitraan Kampus dan Sekolah: Investasi Jangka Panjang bagi Dunia Pendidikan

Kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah mitra sejatinya adalah investasi jangka panjang. Sekolah mendapatkan mitra berpikir untuk memperkaya praktik pembelajaran, sementara kampus memperoleh umpan balik berharga tentang kebutuhan nyata di lapangan. Dari sinilah lahir guru-guru yang siap kerja dan siap belajar sepanjang hayat.

Harapan Kepala SMPN 24 Kota Bekasi agar PPL memperkuat hubungan kerja sama antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan mencerminkan semangat yang sama. Ketika kampus dan sekolah berjalan seiring, yang paling diuntungkan adalah peserta didik. Merekalah pemilik masa depan yang sedang kita siapkan bersama hari ini.

Manfaat Nyata yang Dirasakan Semua Pihak

Kegiatan PPL bukan hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga bagi sekolah dan masyarakat luas. Manfaat-manfaat ini saling berkaitan dan memperkuat satu sama lain. Berikut beberapa manfaat yang dapat dipetik dari kerja sama antara Universitas Islam As-Syafi’iyah dan SMPN 24 Kota Bekasi:

  • Bagi mahasiswa: menguji kompetensi, membangun kepercayaan diri, dan memperluas jejaring profesional sejak sebelum lulus.
  • Bagi sekolah mitra: mendapatkan energi baru, ide segar, serta dukungan tenaga terdidik dalam kegiatan pembelajaran.
  • Bagi orang tua dan calon mahasiswa: melihat bukti nyata bahwa kampus benar-benar menghubungkan kuliah dengan dunia kerja.
  • Bagi dunia pendidikan: memperkuat mata rantai kerja sama antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan.

Tips Bijak Memilih Perguruan Tinggi untuk Calon Mahasiswa dan Orang Tua

Sebagai panduan, berikut beberapa pertanyaan sederhana yang dapat Anda gunakan saat menilai sebuah perguruan tinggi. Jadikan daftar ini sebagai kompas awal sebelum Anda mengambil keputusan besar. Semakin banyak jawaban yang memuaskan hati Anda, semakin yakinlah Anda melangkah.

  • Apakah kurikulum menghubungkan teori dengan praktik, misalnya melalui program PPL atau magang?
  • Apakah tersedia program kelas karyawan bagi Anda yang sudah bekerja?
  • Bagaimana jejak alumninya: di mana mereka berkarier dan seberapa besar peran mereka di masyarakat?
  • Apakah dosen terlibat mendampingi mahasiswa, bukan hanya mengajar di dalam kelas?
  • Apakah suasana kampus sejalan dengan nilai-nilai yang Anda dan keluarga pegang?

Pertanyaan-pertanyaan sederhana itu akan membantu Anda melihat kampus secara lebih jernih. Dari cerita PPL di atas, Anda bisa menilai sendiri bagaimana Universitas Islam As-Syafi’iyah menjawabnya. Alumni yang dipercaya memimpin sekolah, dosen yang mendampingi hingga ke lapangan, dan program yang ramah bagi karyawan adalah bukti yang berbicara lebih keras daripada janji.

Waktunya Anda Melangkah: Daftar Sekarang dan Konsultasikan Masa Depan Anda

Memilih perguruan tinggi memang keputusan besar, tetapi Anda tidak harus memikulnya sendirian. Jika cerita mahasiswa PPL di SMPN 24 Kota Bekasi ini menggerakkan hati Anda, jadikan itu sebagai langkah awal untuk mencari tahu lebih jauh. Mulailah dengan bertanya, berdiskusi, dan membayangkan diri Anda berada di posisi mereka: belajar, bertumbuh, dan bermanfaat.

Ingatlah, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Baik Anda lulusan SMA, SMK, atau MA yang baru akan melangkah, maupun karyawan yang ingin melanjutkan studi setelah bertahun-tahun bekerja, pintu kesempatan selalu terbuka bagi mereka yang berani memulai. Setiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil.

Universitas Islam As-Syafi’iyah membuka pintu seluas-luasnya bagi calon mahasiswa, orang tua, dan karyawan yang ingin kuliah sambil kerja. Dapatkan informasi pendaftaran serta konsultasi gratis melalui tautan berikut: https://linktr.ee/uia.jkt. Jangan tunda mimpi Anda; setiap langkah kecil hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih terang.


Penulis: Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah

This article have

0 Comment

Leave a Comment