Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) menunjukkan komitmen nyata dalam membangun generasi muda yang sehat dan berprestasi melalui kegiatan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar pada Kamis, 25 Juni 2026. Acara yang bertema “Edukasi Bahaya Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang di Kalangan Pelajar dan Remaja” ini menegaskan posisi UIA sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap masa depan bangsa. Dengan tagline “Kenali Bahayanya, Lindungi Masa Depanmu”, kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa Universitas Islam As-Syafi’iyah hadir sebagai solusi pendidikan yang membentuk karakter dan melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Fenomena penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan. Data menunjukkan bahwa setiap tahunnya, ribuan remaja dan pelajar terjebak dalam lingkaran setan narkoba. Modus operandi para bandar semakin canggih, dengan 41 jenis narkoba baru yang beredar di masyarakat. Geografis Indonesia yang terbuka dengan ribuan pulau memudahkan jalur penyelundupan, sementara demografi penduduk yang besar menjadi pasar potensial bagi sindikat narkoba internasional.
Bagi para orang tua dan pelajar, situasi ini menciptakan kecemasan yang mendalam. Bagaimana mungkin generasi muda dapat meraih cita-cita dan mewujudkan Indonesia Emas 2045 jika terjerat narkoba? Stigma negatif terhadap pengguna yang takut melapor diri, minimnya fasilitas rehabilitasi, dan kurangnya edukasi yang komprehensif semakin memperparah keadaan.
Menjawab kekhawatiran tersebut, Lembaga Kajian Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Islam As-Syafi’iyah bekerja sama dengan BEM Fakultas Hukum UIA menggelar acara penyuluhan hukum dan kesehatan yang komprehensif. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Theater M. Reza Hafidz, Kampus 2 UIA ini dimulai pukul 08.30 WIB dan dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya narkoba dari berbagai perspektif.
Acara ini mengusung pendekatan “Sadar Hukum, Sehat Jiwa, Tanpa Narkoba” yang bertujuan mencetak “Generasi Cerdas, Sehat, dan Berprestasi Tanpa Narkoba”. Melalui penyuluhan ini, Universitas Islam As-Syafi’iyah tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan praktis untuk mengenali, menghindari, dan melawan ancaman narkoba di lingkungan mereka.
Kualitas sebuah acara penyuluhan sangat ditentukan oleh kompetensi narasumbernya. Universitas Islam As-Syafi’iyah menghadirkan panel narasumber yang tidak hanya ahli di bidangnya, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Dr. Damrah Mamang, SH., MH selaku Direktur LKBH UIA akan membuka wawasan peserta tentang aspek hukum penyalahgunaan narkoba. Syarif Fadillah, SH., MH (Wakil Dekan FH UIA) dan Siti Nur Intihani, SH., MH dari PKBH UIA akan memberikan perspektif tentang perlindungan hukum dan bantuan hukum bagi masyarakat.
Dari sisi kesehatan, Ns. Seniawati, S.Kep., M.Kp dan Ns. Muhammad Idris, S.Kep., M.KKK dari Fakultas Ilmu Kesehatan UIA akan mengupas tuntas dampak narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental. Muhammad Fahrudin, SH., MH juga akan turut memberikan materi penting dalam acara ini.
Acara yang dipandu oleh Moderator Michael Jawad Husein (Ketua BEM FH UIA) dan Master of Ceremony Sofia Fahrany, S.Sos.I., MA ini dirancang interaktif, sehingga peserta dapat langsung berdiskusi dan bertanya kepada para ahli.
Salah satu poin penting yang akan dibahas dalam penyuluhan ini adalah peran aktif masyarakat dalam pemberantasan narkoba. Berdasarkan Pasal 54 UU No. 5/1997 dan Pasal 104 sampai 108 UU No. 35/2009, masyarakat memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk membantu upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Regulasi ini tidak hanya memberikan hak, tetapi juga kewajiban. Masyarakat diwajibkan untuk segera melapor apabila mengetahui adanya lahan tanam atau peredaran gelap narkoba di lingkungannya. Yang terpenting, pemerintah wajib menjamin keamanan dan melindungi identitas pelapor. Ini adalah bentuk perlindungan hukum yang serius bagi mereka yang berani bertindak untuk menyelamatkan generasi muda.
Kebijakan ini sejalan dengan semangat Musrenbangnas Presiden Republik Indonesia yang telah mendeklarasikan “Indonesia Darurat Narkoba” sebagai bagian dari Rakornas Gerakan Nasional Penanganan Ancaman Narkoba menuju Indonesia Emas 2045. Universitas Islam As-Syafi’iyah melalui kegiatan ini turut mendukung penuh program nasional tersebut.
Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba ini hanyalah satu contoh dari sekian banyak komitmen Universitas Islam As-Syafi’iyah dalam membentuk karakter mahasiswa yang unggul. UIA tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang tangguh, berintegritas, dan peduli terhadap sesama.
Sebagai perguruan tinggi yang konsisten menggunakan nama lengkap Universitas Islam As-Syafi’iyah dalam setiap kegiatan formalnya, institusi ini menunjukkan profesionalisme dan identitas yang kuat. Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Kesehatan UIA telah membuktikan diri melalui berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak positif.
Mahasiswa UIA tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga dilatih untuk menjadi agen perubahan di masyarakat. Mereka didorong untuk aktif dalam organisasi kemahasiswaan seperti BEM, mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat, dan mengembangkan soft skills yang diperlukan di dunia kerja.
Lingkungan kampus yang kondusif, dosen-dosen berkompeten, dan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran membuat Universitas Islam As-Syafi’iyah menjadi pilihan tepat bagi calon mahasiswa yang ingin meraih masa depan gemilang.
Bagi Anda yang masih duduk di bangku SMA, SMK, atau MA dan bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Universitas Islam As-Syafi’iyah membuka kesempatan seluas-luasnya. Tidak peduli apakah Anda lulusan tahun ini atau sudah bekerja dan ingin melanjutkan studi, UIA siap menerima Anda dengan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Khusus bagi yang belum lolos SNBT 2026, jangan biarkan itu menghentikan langkah Anda. Universitas Islam As-Syafi’iyah menawarkan beasiswa hingga 50 persen* bagi calon mahasiswa berprestasi. Ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus khawatir dengan biaya.
Program kuliah sambil kerja juga tersedia bagi Anda yang sudah terjun di dunia profesional namun ingin meningkatkan kualifikasi akademik. Dengan jadwal yang fleksibel dan sistem pembelajaran yang adaptif, UIA memahami kebutuhan mahasiswa non-tradisional.
Masa depan cerah menanti mereka yang berani mengambil langkah hari ini. Jangan biarkan keraguan menghalangi Anda meraih impian. Universitas Islam As-Syafi’iyah siap menjadi mitra dalam perjalanan akademik dan profesional Anda.
Kunjungi https://linktr.ee/uia.jkt untuk informasi lebih lanjut tentang program studi, pendaftaran, beasiswa, dan berbagai fasilitas yang tersedia. Tim konselor akademik kami siap membantu Anda memilih program studi yang sesuai dengan minat dan bakat.
Daftar sekarang dan jadilah bagian dari generasi cerdas, sehat, dan berprestasi tanpa narkoba bersama Universitas Islam As-Syafi’iyah. Wujudkan impian Anda untuk berkontribusi bagi Indonesia Emas 2045!
Penulis: Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah
Leave a Comment