Banyak siswa kelas 12 masih bingung menentukan masa depan setelah lulus. Melanjutkan kuliah, langsung kerja, atau bahkan belum tahu harus ke mana. Melihat realita ini, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Islam As-Syafi’iyah hadir langsung ke sekolah melalui kegiatan Edu Volunteer School sebagai solusi nyata.
Pada Selasa, 14 April 2026, mahasiswa Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling bersama Program Studi BK Universitas Islam As-Syafi’iyah melaksanakan kegiatan Edu Volunteer School di SMK Al Ikhlas Jatiwaringin. Kegiatan ini bukan hanya bentuk pengabdian, tetapi juga upaya nyata membantu siswa mengenali diri dan merencanakan masa depan mereka.
Fenomena kebingungan setelah lulus sekolah bukan hal baru. Banyak siswa menghadapi tekanan untuk segera menentukan pilihan, tetapi belum benar-benar memahami potensi diri mereka.
Pertanyaan seperti “mau kuliah di mana?”, “ambil jurusan apa?”, atau “langsung kerja saja?” sering muncul tanpa jawaban yang jelas.
Di sinilah peran Bimbingan dan Konseling menjadi penting. Bukan hanya untuk siswa bermasalah, tetapi sebagai pendamping dalam menemukan arah hidup.
Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa BK Universitas Islam As-Syafi’iyah menghadirkan program Edu Volunteer School sebagai bentuk kontribusi langsung ke masyarakat.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa BK dan Program Studi BK, dengan tujuan memberikan layanan bimbingan kepada siswa sekaligus mengenalkan peran penting ilmu Bimbingan dan Konseling.
Rangkaian kegiatan dirancang interaktif, edukatif, dan relevan dengan kondisi siswa saat ini.
Kegiatan dimulai dengan pembukaan serta perkenalan mahasiswa dan organisasi HIMA BK UIA. Siswa diperkenalkan dengan dunia organisasi mahasiswa dan aktivitas kampus.
Materi utama disampaikan oleh dosen BK UIA, yang membahas gambaran kehidupan setelah lulus sekolah.
Pembahasan meliputi:
Materi ini membantu siswa memahami bahwa masa depan tidak harus ditentukan secara terburu-buru, tetapi perlu dipersiapkan dengan matang.
Siswa juga diberikan pemahaman bahwa Bimbingan dan Konseling bukan hanya untuk siswa bermasalah.
Justru, BK adalah sarana pengembangan diri, pengelolaan emosi, dan perencanaan masa depan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif berupa ice breaking dan aktivitas mewarnai “love feeling”.
Tujuannya adalah membantu siswa mengekspresikan perasaan mereka secara kreatif.
Ini menjadi momen penting karena banyak siswa sebenarnya menyimpan emosi yang belum tersampaikan.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme siswa dalam memahami materi.
Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize dan penutup yang hangat.
Kegiatan ini memberikan dampak langsung bagi siswa, di antaranya:
Respon siswa sangat positif. Mereka aktif, antusias, dan terlibat dalam setiap sesi.
Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga turun langsung ke masyarakat.
Mahasiswa dilatih untuk:
Ini adalah bagian dari proses pembentukan karakter, bukan sekadar akademik.
Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Islam As-Syafi’iyah dirancang untuk mencetak konselor profesional yang siap menghadapi tantangan zaman.
Keunggulan yang ditawarkan antara lain:
Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan ilmu mereka.
Memilih jurusan bukan hanya soal apa yang dipelajari, tetapi siapa yang ingin Anda jadi di masa depan.
Bimbingan dan Konseling adalah bidang yang berperan besar dalam membantu orang lain menemukan arah hidupnya.
Di tengah meningkatnya masalah mental dan kebingungan arah hidup, profesi ini semakin dibutuhkan.
Dan semuanya bisa dimulai dari keputusan Anda hari ini.
Jika Anda tertarik menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga berdampak bagi orang lain, Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Islam As-Syafi’iyah bisa menjadi pilihan.
Pelajari lebih lanjut dan temukan apakah jurusan ini sesuai dengan rencana hidup Anda.
Konsultasikan secara gratis di https://linktr.ee/uia.jkt
Penulis: Kenny Sulis & Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah
Leave a Comment