Universitas Islam As-Syafi’iyah mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana melalui peninjauan dan rekonstruksi kurikulum Program Studi Magister Manajemen berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan yang digelar Sabtu (22/8/26) di Jakarta ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Islam As-Syafi’iyah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga memiliki kompetensi kuat yang diakui dunia kerja.
Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan studi S2, pertanyaan besar yang sering muncul adalah: program studi mana yang benar-benar bisa mengembangkan kompetensi saya? Mana yang kurikulumnya relevan dengan kebutuhan industri saat ini? Dan yang paling penting, mana yang bisa menjamin lulusan memiliki kemampuan nyata, bukan sekadar gelar?
Universitas Islam As-Syafi’iyah memahami kekhawatiran tersebut. Melalui Program Studi Magister Manajemen, universitas ini tidak hanya mengejar akreditasi unggul, tetapi fokus pada substansi pendidikan yang benar-benar bermanfaat bagi mahasiswa. Kurikulum yang sedang direkonstruksi ini dirancang untuk memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan dan diterapkan di dunia kerja nyata.
Pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang diterapkan Magister Manajemen UIA berbeda dari metode konvensional. Jika kurikulum tradisional berfokus pada materi yang harus disampaikan, OBE memulai dari hasil akhir yang ingin dicapai: lulusan seperti apa yang ingin dihasilkan dan kemampuan apa yang harus mereka miliki.
Dr. Lina Marlina, M.M., yang menyampaikan materi OBE dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa kurikulum OBE disusun dengan terlebih dahulu melihat outcome yang ingin dihasilkan program studi. Dari profil lulusan yang ditetapkan, kemudian diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian dan mata kuliah, hingga Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Sub-CPMK.
“Setiap lulusan harus memiliki kompetensi sesuai dengan profil lulusan yang diharapkan. Ini bukan sekadar teori, tetapi kemampuan yang benar-benar dapat ditunjukkan setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Dr. Lina Marlina.
Pendekatan ini memastikan bahwa tidak ada mata kuliah yang diajarkan tanpa tujuan yang jelas. Setiap materi, setiap tugas, dan setiap asesmen dirancang untuk membangun kompetensi spesifik yang dibutuhkan lulusan di dunia profesional.
Salah satu konsep penting yang dibahas dalam rekonstruksi kurikulum ini adalah perbedaan antara output, outcome, dan impact. Pemahaman ini sangat krusial bagi calon mahasiswa untuk mengetahui apa yang benar-benar akan mereka dapatkan dari program Magister Manajemen UIA.
Output adalah hasil langsung dari proses pembelajaran, seperti mahasiswa yang menyelesaikan mata kuliah atau memperoleh nilai. Outcome adalah kemampuan yang dapat ditunjukkan mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan. Sementara impact adalah tahap ketika kemampuan tersebut benar-benar digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata di tempat kerja atau masyarakat.
Konsep ini menempatkan kompetensi lulusan sebagai ukuran utama keberhasilan pendidikan. Magister Manajemen UIA tidak hanya berhenti pada mahasiswa yang lulus dengan nilai baik, tetapi memastikan kemampuan yang terbentuk benar-benar dapat digunakan setelah mereka menyelesaikan studi.
Di tingkat magister, kurikulum OBE yang dikembangkan mengarahkan kemampuan mahasiswa pada analisis kritis, evaluasi, dan pengembangan solusi berbasis teori, data, serta evidence. Profil lulusan Magister Manajemen Universitas Islam As-Syafi’iyah dapat diterjemahkan ke berbagai peran profesional yang sangat dibutuhkan saat ini.
Lulusan Magister Manajemen UIA dipersiapkan untuk menjadi manajer strategis yang mampu mengambil keputusan berbasis data, pemimpin bisnis atau wirausaha yang inovatif, peneliti manajemen yang kontributif, hingga konsultan bisnis dan manajemen yang profesional. Profil ini dirancang dengan mempertimbangkan dinamika dunia bisnis dan manajemen yang terus berkembang.
Dr. Sunaryo, Ketua Program Studi Magister Manajemen UIA, menegaskan bahwa perubahan kurikulum ini dilakukan agar kompetensi lulusan semakin kuat dan diakui. “Pengakuan terhadap kemampuan lulusan menjadi salah satu sasaran yang ingin dicapai melalui pembenahan kurikulum ini, sehingga program studi dapat semakin unggul,” kata Dr. Sunaryo.
Dukungan penuh dari pimpinan Universitas Islam As-Syafi’iyah menjadi faktor penting dalam proses rekonstruksi kurikulum ini. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIA, Dr. Meindro, menempatkan pengembangan kurikulum sebagai salah satu pekerjaan penting dalam peningkatan mutu program studi.
“Pengembangan kurikulum ini dilakukan untuk meningkatkan Program Studi Magister Manajemen agar dapat mencapai akreditasi unggul dan terus berkembang lebih maju,” kata Dr. Meindro dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Wakil Rektor I UIA Dr. Rohmad Adi Yulianto menekankan perlunya tim Magister Manajemen bergerak cepat dalam melakukan pengembangan kurikulum. “Kita harus bergerak cepat menuju unggul. Tim Magister Manajemen perlu bergerak cepat melakukan pengembangan kurikulum sebagai bagian dari upaya mencapai keunggulan program studi,” ujar Dr. Rohmad Adi Yulianto saat membuka kegiatan.
Dukungan struktural dari pimpinan universitas ini menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum Magister Manajemen UIA bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan prioritas strategis yang mendapat perhatian serius.
Kegiatan rekonstruksi kurikulum ini melibatkan para dosen sebagai bagian penting dalam proses pembenahan. Hal ini sangat masuk akal karena kurikulum pada akhirnya diterjemahkan oleh dosen ke dalam mata kuliah, pengalaman belajar, asesmen, hingga kemampuan yang harus dikuasai mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Para dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIA duduk bersama sebagai satu tim untuk memastikan pendidikan Magister Manajemen tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga menghasilkan kompetensi lulusan yang semakin kuat. Kerja kolektif ini memastikan konsistensi dalam penerapan kurikulum di setiap mata kuliah.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Sekretaris Program Studi Magister Manajemen UIA Dr. Euis Bandawaty ini menunjukkan keseriusan universitas dalam melibatkan seluruh elemen akademik. Para dosen bekerja sebagai tim dalam proses peninjauan kurikulum, dengan target mendorong peningkatan mutu program studi sekaligus memberikan layanan pendidikan yang semakin baik kepada masyarakat.
Bagi Anda yang berencana melanjutkan studi S2, rekonstruksi kurikulum ini memberikan beberapa keuntungan nyata. Pertama, Anda akan mendapatkan pengalaman belajar yang terstruktur dengan jelas, di mana setiap mata kuliah memiliki tujuan kompetensi yang terukur. Kedua, proses pembelajaran akan lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja karena dirancang berdasarkan outcome yang ingin dicapai.
Ketiga, Anda akan memiliki portofolio kompetensi yang dapat ditunjukkan kepada calon pemberi kerja atau klien. Keempat, jaringan dan bimbingan dari dosen-dosen yang berkomitmen pada pengembangan kurikulum berkualitas akan mendukung perkembangan akademik dan profesional Anda.
Program Magister Manajemen UIA dirancang untuk mengakomodasi berbagai latar belakang mahasiswa, termasuk karyawan yang kuliah sambil bekerja. Fleksibilitas ini tidak mengurangi kualitas pendidikan, karena kurikulum OBE memastikan bahwa setiap mahasiswa, terlepas dari latar belakangnya, mencapai kompetensi yang sama.
Ada beberapa alasan kuat mengapa Anda harus mempertimbangkan Magister Manajemen Universitas Islam As-Syafi’iyah untuk melanjutkan studi. Pertama, universitas ini menunjukkan komitmen nyata dalam peningkatan kualitas melalui rekonstruksi kurikulum berbasis OBE yang sistematis dan terukur.
Kedua, dukungan penuh dari pimpinan universitas hingga level dosen memastikan bahwa program ini mendapat perhatian serius dan sumber daya yang memadai. Ketiga, fokus pada kompetensi lulusan yang dapat dibuktikan dan diterapkan di dunia kerja memberikan nilai tambah yang nyata bagi karir Anda.
Keempat, profil lulusan yang beragam dan relevan dengan kebutuhan industri membuka peluang karir yang luas. Kelima, pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada outcome memastikan bahwa waktu dan investasi yang Anda keluarkan untuk studi S2 benar-benar menghasilkan kompetensi yang bermanfaat.
Akreditasi unggul menjadi salah satu target yang hendak dicapai Magister Manajemen UIA, namun yang lebih penting adalah proses menuju ke sana yang berlangsung di ruang akademik: menentukan profil lulusan, menyelaraskan capaian pembelajaran, membenahi proses belajar, serta mengukur kompetensi mahasiswa. Bagi Universitas Islam As-Syafi’iyah, kualitas kurikulum dan kualitas lulusan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya mencapai predikat unggul.
Jika Anda tertarik untuk bergabung dengan Program Studi Magister Manajemen Universitas Islam As-Syafi’iyah dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang kurikulum, proses pembelajaran, dan peluang yang tersedia, jangan ragu untuk menghubungi kami. Konsultasikan rencana studi Anda bersama tim kami yang siap membantu.
Kunjungi https://linktr.ee/uia.jkt untuk informasi pendaftaran, jadwal kuliah, beasiswa, dan konsultasi gratis dengan tim akademik kami. Ambil langkah pertama untuk meningkatkan kompetensi dan karir Anda bersama Magister Manajemen Universitas Islam As-Syafi’iyah. Daftar sekarang dan jadilah bagian dari generasi lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia bisnis modern.
Penulis: Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah
Leave a Comment