School Info
Tuesday, 16 Jun 2026
  • Sivitas Akademika Universitas Islam As-Syafi'iyah memperingati Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H - Universitas Islam As-Syafi'iyah Terakreditasi "BAIK SEKALI"
  • Sivitas Akademika Universitas Islam As-Syafi'iyah memperingati Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H - Universitas Islam As-Syafi'iyah Terakreditasi "BAIK SEKALI"
30 January 2026

Diskusi Nasional KUHP dan KUHAP Baru Fakultas Hukum UIA: Mengkaji Arah Pembaruan Hukum Indonesia

Fri, 30 January 2026 Read 121x

Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) menyelenggarakan Diskusi Nasional Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru sebagai wujud komitmen akademik dalam merespons pembaruan hukum nasional. Kegiatan ini menjadi forum ilmiah strategis untuk memahami arah perubahan hukum pidana Indonesia sekaligus memperkuat peran kampus dalam pengembangan pemikiran hukum.

Diskusi nasional ini menegaskan posisi Universitas Islam As-Syafi’iyah sebagai kampus islami terpercaya yang aktif berkontribusi dalam wacana hukum nasional. Pembaruan KUHP dan KUHAP tidak hanya menyangkut perubahan norma hukum, tetapi juga berkaitan erat dengan keadilan, perlindungan hak asasi manusia, serta kepastian hukum di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Hukum UIA menghadirkan pembahasan komprehensif mengenai substansi KUHP dan KUHAP baru. Peserta diskusi diajak memahami latar belakang pembaruan regulasi, implikasi yuridis yang ditimbulkan, serta tantangan penerapannya dalam praktik penegakan hukum. Diskusi berlangsung secara ilmiah, terbuka, dan kritis, dengan tetap menjunjung tinggi etika akademik.

Peran Mahasiswa dalam Diskusi Ilmiah

Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam diskusi nasional ini. Mahasiswa Fakultas Hukum UIA tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis dari ruang kelas, tetapi juga wawasan aktual mengenai isu hukum yang sedang dihadapi bangsa. Melalui forum diskusi, mahasiswa dilatih berpikir analitis, menyampaikan pendapat secara argumentatif, serta menghargai perbedaan pandangan dalam kajian hukum.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UIA, Mikael (Jawad), menegaskan bahwa ruang diskusi ilmiah sangat penting bagi mahasiswa hukum. Kegiatan Diskusi Nasional KUHP dan KUHAP baru dinilai mampu membentuk cara berpikir kritis dan tanggung jawab intelektual mahasiswa sebagai calon sarjana hukum.

Fakultas Hukum UIA dan Pembaruan Hukum Nasional

Bagi calon mahasiswa, kegiatan ini mencerminkan pendekatan pembelajaran di Fakultas Hukum UIA yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan hukum nasional. UIA menempatkan diskusi ilmiah sebagai bagian dari proses pembentukan lulusan hukum yang berintegritas, berakhlak Islami, dan peka terhadap persoalan masyarakat.

Diskusi nasional ini juga memperkuat citra UIA sebagai kampus hukum di Jakarta yang terbuka terhadap dinamika hukum nasional. Kegiatan akademik semacam ini menunjukkan bahwa UIA tidak hanya berfokus pada proses pengajaran, tetapi juga aktif dalam pengembangan wacana dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat luas.

Kuliah Fleksibel untuk Mahasiswa dan Karyawan

Universitas Islam As-Syafi’iyah memahami kebutuhan mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk karyawan yang ingin kuliah sambil kerja di Jakarta. Sistem perkuliahan yang fleksibel dan lingkungan akademik yang suportif memungkinkan mahasiswa tetap aktif mengikuti kegiatan ilmiah tanpa mengabaikan tanggung jawab profesional.

Melalui Diskusi Nasional KUHP dan KUHAP baru, Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan hukum yang tidak hanya memahami peraturan perundang-undangan, tetapi juga mampu mengkaji dan mengkritisi kebijakan hukum secara objektif dan beretika.

Bagi Anda yang mencari pendidikan hukum berkualitas, berlandaskan nilai Islami, dan relevan dengan perkembangan hukum nasional, Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah merupakan pilihan yang tepat. Pelajari lebih lanjut program studi kami atau lakukan konsultasi gratis.

Penulis: Suyaka Rendhy
Editor: Humas Universitas Islam As-Syafi’iyah

This article have

0 Comment

Leave a Comment