Ketua YAPTA Berikan Materi Ke As-Syafi’iyahan Pada Calon Mahasiswa Baru

 BERITA UTAMA, KEGIATAN UNIVERSITAS

Materi pertama 1Jatiwaringin (UIA) ~ Universitas Islam As-Syafi’iyah yang disingkat UIA dan sangat dikenal tidak hanya di Indonesia, juga di seluruh pelosok negeri. Inilah perjuangan yang dikembangkan oleh K.H. Abdullah Syafi’ie dan Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA selaku Pendiri Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah dengan penuh semangat yang patut dijadikan suri tauladan.

Demikian dikemukakan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA) Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH., L.LM., MBA saat memberikan materi yang pertama pada Masa Ta’ruf Mahasiswa Baru (MTMB) tahun akademik 2017/2018 dihadapan lebih dari 700 calon mahasiswa baru di Gedung Alawiyah lantai 8 Kampus UIA, 18 September 2017. Sebagai moderator dalam materi pertama itu oleh Dr. H.A. Ilyas Ismail, MA yang menjabat Dekan Fakultas Agama Islam (FAI-UIA).

Hadir dalam acara MTMB di materi pertama itu, Rektor UIA Dr. Masduki Ahmad, SH., MM, Wakil Rektor 1 UIA, Dr. Iffah Budiningsih, Wakil Rektor 2 UIA, Heri Sukamto, SE.MM, Wakil Rektor 3 UIA, Hj. Syifa Fauzia, M.Art, para pimpinan Fakultas dan pimpinan Lembaga UIA, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U), dan seluruh Panitia Pelaksana MTMB 2017.

Perguruan As-Syafi’iyah memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mendidik kaum Muslim laki-laki dan perempuan sebagai warga negara yang sadar akan tanggung jawabnya kepada Allah. Kedua, membina dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyiapkan tenaga ahli berjiwa Islam. Terakhir, meningkatkan kesejahteraan umat baik moral maupun material.

“Mahasiswa-mahasiswi yang kuliah di UIA akan dijadikan sebagai pemimpin yang berkarakter ulul albab, tentunya dengan mengambil dari suri tauladan yang dimiliki para pendiri, dan trilogi perjuangan as-syafi’iyah yakni Pendidikan, Dakwah dan Sosial. Menjadi Ulama dan Intelektual Muslim harus, Pertama, Memiliki Ilmu dan Wawasan Luas (AL-RASKHUN FI AL-`ILM). Kedua, Memiliki Kedalaman Iman (RASA KHASY-YAT ALLAH) yang Tinggi. Ketiga, Memiliki Keluhuran Budi Pekerti (AL-AKHLAQ AL-KARIMAH). Keempat, Menjadi Pelopor Kebaikan dan Kemajuan (QUDWAH HASANAH). dan Kelima, Mengembangkan Islam dan Peradaban Islam,” papar Prof. Dailami Firdaus.

Ketua YAPTA juga memperlihatkan buku-buku dari perjuangan K.H. Abdullah Syafi’ie dan ibunda Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS, MA kepada calon mahasiswa-mahasiswi baru, untuk lebih mengenal jati diri dan perjuangan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah. “Silahkan adik-adik membaca berbagai buku sejarah As-Syafi’iyah di Perpustakaan Kampus UIA yang ada di lantai dasar gedung ini,” tambahnya.

Materi pertama 3

Materi pertama 4

Materi pertama 5

Author: 

No Responses

Leave a Reply