Halal bi Halal YAPTA dan Civitas Akademika UIA

 BERITA UTAMA, KEGIATAN UNIVERSITAS

HBH UIA 2017 aJatiwaringin (UIA) ~  Kata halalbihalal berasal dari kata halla atau halal yang bisa berarti menyelesaikan persoalan atau problem, meluruskan dan melepaskan ikatan yang membelenggu. Adanya acara halal bihalal diharapkan silaturrahmi tidak terputus, juga bermakna untuk merekontruksi relasi kemanusiaan yang lebih sejuk dan menentramkan.

Demikian pengertian dan makna halal bihalal, dimana Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA) dan Pimpinan dan seluruh civitas akademika Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) melaksanakan Halal bi Halal di Kampus UIA, Selasa 4 Juli 2017 M / 10 Syawal 1438 H. Dihadiri Pembina YAPTA, H. Moch. Reza Hafiz, Ketua YAPTA, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus SH, L.LM., MBA, Rektor UIA, Dr. Masduki Ahmad, SH., MM, Direktur Pascasarjana UIA, Dr. Zainal Arifin Hoesien, SH.MH, para Wakil Rektor UIA, Dekanat Fakultas dan Akademi.

Sangatlah tepat pada acara halalbihalal semua orang mengucapkan mohon maaf lahir batin. Bisa jadi setelah lahiriah semua orang bisa memaafkan namun secara batiniah tidak tertutup kemungkinan masih tersisa dendam, rasa sakit hati. Orang yang seperti ini biasanya secara lahir telah memaafkan dengan ditandai dengan berjabat tangan.

Rektor UIA, Dr. Masduki Ahmad, SH., MM mengungkapkan, bahwa pelaksanaan silaturrahmi pasca Hari Raya Idul Fitri, berhalal bi lalal yang memang biasa dilakukan oleh UIA dari tahun ke tahun. “Mari kita terus menggalang silaturrahmi ini dengan membentuk suatu kemajuan yang signifikan bagi Kamnpus UIA, tentunya saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan khususnya YAPTA dalam melaksanakan acara halal bihalal ini,” katanya.

Prof. Dr. H. Dailami Firdaus sebagai Ketua YAPTA mengharapkan seluruh jajaran karyawan dan staf UIA perlu lebih dekat dengan pimpinan, baik itu Rektorat UIA dan YAPTA untuk kita lebih maju lagi sesuai dengan keinginan UIA, yakni Good to Great. Terutama antara Dosen dengan pengurus YAPTA agar lebih dekat lagi dalam ikatan silaturrahmi.

“Kita harus lebih saling mengenal satu sama lainnya, terutama di jajaran Pimpinan, baik itu Rektorat UIA, YAPTA, Lembaga-Lembaga yang ada di Kampus UIA maupun dengan berbagai bidang lainnya. Mari kita ciptakan silaturrahmi ini lebih erat lagi setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 hijriah,” papar Ketua YAPTA.

Sementara Dr. H.A. Ilyas Ismail, MA sebagai pengisi tausiyah halal bi halal mengungkapkan, bahwa hari kemenangan yang diraih jangan terbuai dengan apa yang sudah diraih. “Satu bulan kita menghadapi ujian dengan penuh hal-hal yang pasti kita lakukan sesuai dengan keinginan kita. Kita mampu menunggu waktu imsak dan subuh serta waktu saat menunggu beduk Maghrib, setelah Hari Raya Idul Fitri apakah kita sanggup saat kita lakukan seperti bulan Ramadhan..?. Jadi mari kita membangun jati diri kita setelah Ramadhan ini dengan melakukan setiap kebaikan di bulan Ramadhan, itulah yang dinamakan kemenangan jati diri,” ujar Ilyas Ismail.

HBH UIA 2017 b

HBH UIA 2017 d

Ketua YAPTA, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus saat memberikan sambutan.

HBH UIA 2017 c

Rektor UIA, Dr. Masduki Ahmad, SH., MM

HBH UIA 2017 h

Dr. H.A. Ilyas Ismail MA sebagai Dekan FAI-UIA memberikan tausiyah halal bi halal.

HBH UIA 2017 g

YAPTA dan UIA berfoto bersama.

HBH UIA 2017 e

HBH UIA 2017 f

Author: 

No Responses

Leave a Reply